INDONESIA MERDEKA BERDASARKAN ISLAM
Dikutip oleh: M. Mujib Ansor
Pidato Ki Bagus Hadi Kusumo dalam sidang BPUPK hari ke-3 (31 Mei 1945) tergolong panjang. Di antara yang beliau sampaikan itu ialah:
Keduabelas, Agama Islam membentuk potensi kebangsaan lahir dan batin serta menabur semangat kemerdekaan yang menyala-nyala. Jadikan Islam asas dan sendi negara. Ki Bagoes mengingatkan bahwa sudah enam abad Islam menjadi agamanya penduduk Indonesia, selama itu pula agama Islam secara perlahan menjadi adat dan kebiasaan bangsa Indonesia. Maka dasar negara Indonesia juga harus sesuai dengan adat kebiasaan bangsa Indonesia tersebut, tidak bisa negara mengabaikan adat istiadat yang sudah dianut 90 persen penduduk selama berabad-abad.
Kemudian di bagian akhir pidatonya Ki Bagoes menegaskan, “Saya sebagai seorang bangsa Indonesia tulen, bapak dan ibu saya bangsa Indonesia, nenek moyang saya pun bangsa Indonesia juga yang asli dan murni belum ada campurannya, dan sebagai seorang muslim, yang mempunyai cita-cita Indonesia Raya dan Merdeka, maka supaya negara Indonesia merdeka itu dapat berdiri tegak dan teguh, kuat dan kokoh, saya mengharapkan akan berdirinya negara Indonesia ini berdasarkan agama Islam.” []
Malang, 23/11/2023
Sumber Rujukan:
RM. A.B. Kusuma, Lahirnya Undang-Undang Dasar 1945, Depok: Badan Penerbit Fakultas Hukum Indonesia Kampus Universitas Indonesia, 2004.


















Pidato Ki Bagus Hadi Kusumo pada sidang BPUPK menegaskan pentingnya menjadikan Agama Islam sebagai dasar negara Indonesia, mengajak kaum muslim untuk mengambil semangat kemerdekaan dan nilai-nilai Islam sebagai asas kebangsaan. Ki Bagus menyoroti adat dan kebiasaan bangsa Indonesia yang telah tumbuh selama enam abad, menekankan perlunya mencerminkan dalam dasar negara. Sebagai seorang muslim Indonesia, ia berharap agar negara merdeka ini berdiri tegak dan kokoh berdasarkan prinsip-prinsip Islam.