Wednesday, May 13, 2026
  • Login
SWAHARAH
  • Beranda
  • Profil
    • PROFIL PENDIRI
    • PROFIL SWAHARAH.ID
  • Agama
    • Kajian
    • Khutbah
    • Makalah
  • Pendidikan
  • Kutipan
  • Nasional
    • Berita
    • Internasional
    • Opini
  • Sejarah
  • Keluarga
  • Tamu
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • PROFIL PENDIRI
    • PROFIL SWAHARAH.ID
  • Agama
    • Kajian
    • Khutbah
    • Makalah
  • Pendidikan
  • Kutipan
  • Nasional
    • Berita
    • Internasional
    • Opini
  • Sejarah
  • Keluarga
  • Tamu
No Result
View All Result
SWAHARAH
No Result
View All Result
Home Keluarga

MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF SUAMI-ISTRI

M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I. by M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I.
November 10, 2023
in Keluarga
A A
2
MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF SUAMI-ISTRI

dok. pribadi

0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF SUAMI–ISTRI

Oleh: M. Mujib Ansor

 

A. Pendahuluan

Komunikasi itu penting. Termasuk di dalamnya komunikasi antara suami-istri. Gagal dalam berkomunikasi bisa berakibat fatal bagi kehidupan rumah tangga. Gara-gara persoalan sepele atau remeh-temeh, rumah tangga bisa terancam keharmonisannya. Hal itu terjadi, antara lain, disebabkan oleh komunikasi yang kurang lancar. Maka belajar berkomunikasi dengan baik dan efektif itu penting.

Komunikasi efektif suami-istri merupakan langkah awal untuk menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis. Banyak rumah tangga yang gagal diawali oleh persoalan komunikasi ini. Jalinan komunikasi yang baik antara suami dan istri akan sangat membantu terciptanya rumah tangga yang Sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dengan komunikasi yang lancar, maka apapun bisa dikerjakan bersama-sama, saling Kerjasama, tak ada curiga, dan taka da salah sangka.

Cara membangun komunikasi efektif menjadi tanggung jawab bersama kedua belah pihak untuk mewujudkannya. Masing-masing harus menyadari betapa pentingnya komunikasi di dalam sebuah rumah tangga. Bahkan masalah paling pribadi, masalah seksual sakalipun menuntut keduanya untuk saling terbuka, demi kemaslahatan bersama.

Dengan demikian, komunikasi memiliki peran penting dalam menciptakan keharmonisan rumah tangga. Gagal berkomunikasi bisa mengancam keutuhan sebuah keluarga, bahkan sampai ke tingkat perceraian.

Nah, apakah yang dimaksud dengan komunikasi, dan bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan efektif? Berikut ini ulasannya.

B. Makna Komunikasi

Menurut KBBI, komunikasi/ko·mu·ni·ka·si/ n berarti pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.

Maka secara sederhana dapat rumuskan bahwa komunikasi adalah aktivitas menyampaikan pesan atau apa yang ada dalam pikiran, konsep, keinginan, atau perasaan yang ingin kita sampaikan pada orang lain.

Kemudian yang dimaksud dengan komunikasi efektif adalah sebuah bentuk komunikasi dimana pesan yang disampaikan berhasil mencapai sasaran dengan adanya feedback (respon) yang sesuai dengan tujuan. Jika suami menghendaki “Aku ingin dibuatkan teh panas manis”, maka istri mengerti persis setingkat apa panasnya dan seperti apa tingkat kemanisannya. Jika istri membuatkan teh pahit, maka jelas ini bentuk komunikasi yang tidak efektif.

Jika istri minta “diperhatikan” suami, maka suami mengerti persis bentuk perhatian seperti apa yang diinginkan istri dan menyenangkan hati istri. Jika suami tidak peduli atau justru pergi meninggalkan rumah, maka ini menandakan terjadi proses komunikasi yang jauh menyimpang alias tidak efektif.

C. Jangan Berprasangka

Kerangka berpikir kita (paradigma) dan cara kita memandang (persepsi) adalah dua hal yang amat menentukan. Sikap mudah menyalahkan pasangan muncul lantaran perbedaan persepsi. Misalnya, suami menduga “istri tidak setia”, dan istri menyangka “suami sudah bosan” kepadanya. Komunikasi antara pasangan tersebut akan gagal, karena masing-masing menafsirkan pernyataan orang lain dengan kerangka persepsinya. Ketika suami pulang terlambat dari kantor dan istri menyambut dengan gembira setelah cemas menunggu, karena persepsi di atas suami menganggap ucapan istrinya hanya kamuflase dari ketidaksetiaannya maka ia berkata keras, “Ah bilang saja kamu tidak senang aku pulang cepat. “Istri pasti terkejut dan menduga suami mencari gara-gara untuk menceraikannya. Nah, fatal kan….?! Maka, waspadalah dengan “prasangka”…!

D. Prinsip Komunikasi Adalah Saling Mendengar

Kita biasanya berusaha untuk dimengerti terlebih dahulu, bukan berusaha mengerti ”lawannya” (orang lain). Kebanyakan dari kita tidak suka mendengarkan terlebih dahulu alasan orang lain. Padalah prinsip komunikasi yang efektif adalah semua pihak berusaha untuk mendengarkan secara empatik (mendengarkan dengan maksud untuk mengerti). Kita mungkin mendengarkan selektif (mendengar hanya bagian-bagian tertentu dari percakapan) atau mendengar atentif (memfokuskan energi pada kata-kata yang diucapkan), sesungguhnya kedua cara tersebut mungkin mengabaikan atau bahkan tidak benar-benar mendengarkan pasangan kita sama sekali.

Rasulullah saw memberikan contoh metode mendengarkan empatik ini ketika datang seorang pemuda yang minta izin untuk berzina. Jika kita perhatikan betapa jitu jawaban yang Rasulullah sampaikan untuk meredam gejolak si pemuda: “Sukakah kamu jika apa yang ingin kamu lakukan itu menimpa ibumu…, adikmu…, kakakmu…?“

”Tidak,” jawab pemuda tersebut.

“Jika demikian, maka orang lain pun tidak berbeda denganmu,” tegas Nabi.

Subhanallah. Islam mengajarkan umatnya untuk berbicara yang baik, maka ia pun memerintahkan agar umatnya menjadi pendengar yang baik. []

Bersambung… !

Malang, 28/04/2013

 

Sumber:

http://parentingnabawiyah.com/index.php/artikel–keluarga/keluarga–parenting-nabawiyah/istri-parenting-nabawiyah/68-komunikasi-suami-istri-bagian

Previous Post

SHALEH SPIRITUAL DAN SHALEH SOSIAL

Next Post

MASA PENDUDUKAN JEPANG

M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I.

M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I.

Related Posts

JIKA PASANGAN TAK SEMPURNA (Bag. 2)
Keluarga

JIKA PASANGAN TAK SEMPURNA (Bag. 2)

December 18, 2023
JIKA PASANGAN TAK SEMPURNA (Bag. 1)
Keluarga

JIKA PASANGAN TAK SEMPURNA (Bag. 1)

December 17, 2023
BERAWAL DARI CARA MEMANDANG SUATU MASALAH (Bag. 2)
Keluarga

BERAWAL DARI CARA MEMANDANG SUATU MASALAH (Bag. 2)

November 30, 2023
Next Post
MASA PENDUDUKAN JEPANG

MASA PENDUDUKAN JEPANG

Comments 2

  1. Muchamad Hanafi says:
    2 years ago

    Semoga tulisan Pak Yai Mujib tentang “Membangun Komunikasi Efektif Suami-Istri” menjadi sumber inspirasi bagi seluruh keluarga yang hadir dalam acara family gathering di Yayasan Bina Al-Mujtama’. Semoga setiap nasihat dan petunjuk yang disampaikan dapat menguatkan ikatan kasih sayang dalam setiap rumah tangga, membawa kebahagiaan, dan mendapatkan ridha Allah. Doa terbaik untuk keberlanjutan program-program positif seperti ini dan kesuksesan bagi setiap keluarga yang terlibat. Amiin.

    Reply
    • M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I. says:
      2 years ago

      Semoga Ust. Hanafi juga diberikan anugerah keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah… dan segera dikarunia oleh Allah keturunan yang shaleh/shalihah. Amin.

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
PENGHAPUSAN TUJUH KATA PIAGAM JAKARTA

PENGHAPUSAN TUJUH KATA PIAGAM JAKARTA

July 29, 2024
PIAGAM JAKARTA DAN PANCASILA (Bag. 1)

PIAGAM JAKARTA DAN PANCASILA (Bag. 1)

July 21, 2024
KERUKUNAN (TOLERANSI) ANTAR UMAT BERAGAMA

KERUKUNAN (TOLERANSI) ANTAR UMAT BERAGAMA

December 3, 2023
GURU BESAR UGM: JOKOWI KELUAR DARI JALUR DEMOKRASI

GURU BESAR UGM: JOKOWI KELUAR DARI JALUR DEMOKRASI

February 1, 2024
BELAJAR KEPADA SAYYIDAH KHADIJAH Radhiyallahu ‘Anha

BELAJAR KEPADA SAYYIDAH KHADIJAH Radhiyallahu ‘Anha

4
JILBAB PELAJAR, JILBAB PERJUANGAN

JILBAB PELAJAR, JILBAB PERJUANGAN

4
ORANG KAFIR (BARAT) BENCI ISLAM

ORANG KAFIR (BARAT) BENCI ISLAM

4
ORANG KAFIR SALING MENOLONG

ORANG KAFIR SALING MENOLONG

4
ARIEF HIDAYAT dan PUTUSAN MK 90, JALAN GIBRAN JADI WAPRES: “BATIN SAYA MENANGIS”

ARIEF HIDAYAT dan PUTUSAN MK 90, JALAN GIBRAN JADI WAPRES: “BATIN SAYA MENANGIS”

April 30, 2026
BOARD OF PEACE DAN PERJANJIAN HUDAIBIYAH

BOARD OF PEACE DAN PERJANJIAN HUDAIBIYAH

March 10, 2026
APA YANG TERJADI DI JAWA PADA ERA NABI MUHAMMAD SAW?

APA YANG TERJADI DI JAWA PADA ERA NABI MUHAMMAD SAW?

February 9, 2026
ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

January 9, 2026

Recent News

ARIEF HIDAYAT dan PUTUSAN MK 90, JALAN GIBRAN JADI WAPRES: “BATIN SAYA MENANGIS”

ARIEF HIDAYAT dan PUTUSAN MK 90, JALAN GIBRAN JADI WAPRES: “BATIN SAYA MENANGIS”

April 30, 2026
BOARD OF PEACE DAN PERJANJIAN HUDAIBIYAH

BOARD OF PEACE DAN PERJANJIAN HUDAIBIYAH

March 10, 2026
APA YANG TERJADI DI JAWA PADA ERA NABI MUHAMMAD SAW?

APA YANG TERJADI DI JAWA PADA ERA NABI MUHAMMAD SAW?

February 9, 2026
ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

January 9, 2026
SWAHARAH

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

© 2023 Swaharah Indonesia Muhammad Mujib Ansor, S.H, M.Pdi by Ahsan.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • PROFIL PENDIRI
    • PROFIL SWAHARAH.ID
  • Agama
    • Kajian
    • Khutbah
    • Makalah
  • Pendidikan
  • Kutipan
  • Nasional
    • Berita
    • Internasional
    • Opini
  • Sejarah
  • Keluarga
  • Tamu

© 2023 Swaharah Indonesia Muhammad Mujib Ansor, S.H, M.Pdi by Ahsan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In