KEBERKAHAN 10 HARI PERTAMA DZULHIJJAH
Oleh: M. Mujib, SH., M.Pd.I.
Ma’asyiral muslimin, jamaah Jum’at rahimakumullah
Marilah kita meningkatkan iman dan takwa kepada Allah swt. dengan jalan meningkatkan ketaatan kepada-Nya, yakni dengan menjalankan perintah-perintah-Nya baik perintah wajib maupun yang sunnah, dan meninggalkan yang dilarang, baik larangan haram maupun yang makruh. Karena inilah jalan untuk mendapatkan ridha Allah, jalan untuk meraih surga-Nya. Allahumma amin.
Hadirin jamaah rahimakumullah,
Hari-hari ini kita tengah berada di sepuluh awal bulan Dzulhijjah, hari-hari yang penuh berkah dan memiliki banyak keutamaan, sampai-sampai Allah menggunakannya untuk bersumpah sebagaimana firman-Nya:
وَٱلۡفَجۡرِ ١ وَلَيَالٍ عَشۡرٖ ٢
“Demi fajar, dan (demi) malam yang sepuluh.” (QS. al-Fajr [89]: 1-2)
Yang dimaksud “demi malam yang sepuluh” adalah sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Demikian menurut mayoritas ulama. Pendapat ini yang dipilih oleh Ibnu Katsir, mengutip pendapat Ibnu Abbas ra., Ibnu az-Zubair, dan Mujahid.
Allah swt bersumpah dengan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, ini artinya hari-hari tersebut memang luar biasa, penuh keistimewaan. Mengapa demikian? Karena di hari-hari itu terkumpullah amal-amal utama seperti: shalat, puasa, dzikir, sedekah, haji, dan qurban.
Di antara keutamaan dan keberkahan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ini ialah:
Pertama, beramal shalih pada sepuluh hari ini memiliki keutamaan yang lebih dibanding hari-hari lainnya. Baginda Nabi saw bersabda;
«مَا الْعَمَلُ في أيَّامِ الْعَشْرِ أَفْضَلَ مِنَ الْعَمَلِ فِي هَذِهِ. قالُوا: وَلَا الْجِهَادُ؟ قالَ: وَلَا اْلجِهَادُ، إِلاَّ رجُلٌ خَرَجَ يُخَاطِرُ بِنَفْسِهِ وَمالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ بِشَيْء».
“Tidak ada amal yang lebih utama daripada amal-amal yang dikerjakan pada sepuluh hari Dzulhijjah ini.” Lalu para sahabat bertanya, “Tidak juga jihad?” Nabi saw menjawab, “Tidak juga jihad, kecuali seseorang yang keluar (untuk berjihad) sambil mempertaruhkan diri dan hartanya, lalu dia sama sekali tidak kembali dengan sesuatu apa pun.” (HR. Al-Bukhari, 957)
Coba kita perhatikan hadits ini, untuk menunjukkan keutamaan amalan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini, Kanjeng Nabi saw sampai mengalahkannya dengan jihad. Padahal jihad adalah amalan utama, yang oleh Nabi saw desebut sebagai “puncaknya amalan”. Kecuali jika ia keluar jihad kemudian syahid di dalamnya, baru bisa mengalahkannya. Wallahu a’lam.
Kedua, keistimewaan hari ke sembilan, yaitu hari Arafah.
Pada hari ini para jamaah haji melaksanakan wuquf di Arafah, ini merupakan rukun utama ibadah haji. Oleh karena itu hari ini menjadi hari yang memiliki keutamaan yang agung dan keberkahan yang melimpah.[4]
Pada hari Arafah ini umat Islam disunnahkan untuk berpuasa, yang biasa disebut puasa Arafah. Keutamaannya bisa menggugurkan dosa-dosa, sebagaimana sabda Nabi saw:
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللّهِ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ؟ فَقَالَ: «يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ»
“Dari Abu Qatadah al-Anshari ra bahwa Rasulullah saw pernah ditanya tentang puasa pada hari Arafah, maka beliau bersabda, “(Puasa hari itu) menggugurkan dosa-dosa setahun yang lalu dan setahun berikutnya.” (HR. Muslim, 2700)[5]
Ketiga, keutamaan hari ke sepuluh, yaitu Idul Adh-ha yang disebut yaumun-Nahr. Nabi saw bersabda:
«إنَّ أَعْظَمَ اْلأيَّامِ عِنْدَ الله تبارك وتعالى يَوْمُ النَّحْرِ ثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ».
“Sungguh hari teragung di sisi Allah adalah hari Idul Adh-ha (yaumun-nahr) kemudian satu hari sesudahnya…” (HR. Abu Dawud, 1766)
Setelah 10 hari itu disambung lagi dengan hari tasyriq (tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Allah swt berfirman:
۞وَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ فِيٓ أَيَّامٖ مَّعۡدُودَٰتٖۚ
“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang…” (QS. al-Baqarah [2]: 203)
Ibnu Abbas ra berkata, “al-ayyamu ma’dudat” adalah hari-hari tasyriq.
Nabi saw bersaba:
«أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ».
“Hari-hari tasyriq adalah hari-hari makan dan minum.” (HR. Muslim, 2630) Dan dalam suatu riwayat dengan tambahan: “Dzikir kepada Allah.”
لَا تَصُومُوا هَذِهِ اْلأَيَّامِ، فَإِنَّهَا أَيَّامِ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ»
“…Jangan kamu berpuasa pada hari-hari ini (hari tasyriq), karena hari-hari itu adalah har-hari makan dan minum dan berdzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla.” (HR. Ahmad, 3/316 dan 3/354)
Dari Uqbah bin Amir ra, bahwa Rasulullah saw bersabda:
«يَوْمُ عَرَفَةَ ويَوْمُ النَحْرِ وأيَّامُ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الإسْلاَمِ، وهِيَ أيَّامُ أكْلٍ وشُرْبٍ»
“Hari Arafah, hari raya qurban (yaumun nahr), dan hari-hari tasyriq merupakan hari raya kita pemeluk Islam, dan dia merupakan hari-hari makan dan minum.” (HR. Turmudzi, 3/417)
Maka hari tasyriq merupakan moment-moment yang agung dan penuh keutamaan, pada hari-hari itu disunnahkan memperbanyak dzikir kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Hadirin jamaah rahimakumullah,
Amalan apa saja yang disyariatkan di 10 hari awal Dzulhijjah ini?!
Pertama, Ibadah Haji. Rukun Islam yang kelima. Nabi saw bersabda:
«الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا. وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ، لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ».
“Dari Umroh ke umroh adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya. Dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah surga.” (HR. Bukhari, 1752; Muslim, 3243)
Kedua, berpuasa selama hari-hari tersebut atau pada sebagiannya, terutama pada hari Arafah.
Ketiga, takbir dan dzikir pada hari-hari tersebut. Allah swt berfirman:
… وَيَذۡكُرُواْ ٱسۡمَ ٱللَّهِ فِيٓ أَيَّامٖ مَّعۡلُومَٰتٍ …
“… dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan …” (QS. al-Hajj [22]: 28)
Para ahli tafsir menafsirkannya dengan 10 hari dari bulan Dzulhijjah. Karena itu para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut. Berdasarkan hadits dari Ibnu Umar ra artinya:
“Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad)
Imam Bukhari menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah ra keluar ke pasar pada 10 hari tersebut seraya mengumandangkan takbir, lalu orang-orang pun mengikuti takbirnya.
Takbir ada dua macam: takbir mutlak dan muqayyad. Takbir muthlak adalah takbir yang dibaca pada setiap saat, siang atau malam sampai shalat Id. Sedangkan takbir muqayyad adalah takbir yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu, bagi selain jamaah haji sejak zhuhur hari raya qurban sampai shalat ashar pada akhir hari tasyriq.
Keempat, bertobat serta meninggalkan segala maksiat dan dosa, sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat.
Kelima, banyak beramal shaleh berupa ibadah sunnah seperti shalat sunnah, sedekah, membaca al-Qur’an, amar ma’ruf dan nahi mungkar dll. karena amal-amal tersebut akan dilipatgandakan pahalanya dan diutamakan berdasarkan hadits tersebut di atas.
Keenam, melaksanakan shalat Idul Adh-ha dan mendengarkan khutbahnya.
Ketujuh, berkurban pada hari Raya Qurban dan hari-hari tasyriq.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Demikianlah paparan singkat tentang keberkahan dan keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah beserta amalan-amalan mulia yang perlu di amalkan di dalamnya. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala melimpahkan hidayah dan taufik-Nya kepada kita semua, sehingga kita bisa istiqamah meniti jalan-Nya yang lurus, dan bisa mengamalkan semua amal ibadah yang mulia terutama di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini. Allahumma amin. [*]
Mojokerto, 17/06/2019
Sumber Rujukan:
- Al-Hafizh Imaduddin Abul Fida’ Ismail Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’anul Azhim, Juz IV, Bairut: Darul Jiil, tt.
- Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ishaq Aal asy-Syaikh, Tafsir Ibnu Katsir, Jilid 8, terj. M. Abdul Ghaffar E.M. dkk., Bogor: Pustaka Imam asy-Syafi’i, cet. V, 1429 H/2008.
- Nashir bin Abdurrahman bin Muhammad al-Juda’i, Amalan dan Waktu Yang Diberkahi, terj. Team Darut Turats, Bogor: Pustaka Ibnu Katsir, 1993.
- Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin, Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Jakarta: Yayasan Al-Sofwa, tt.
- Zakaria Ghulam Qadir al-Bakistani, Ensiklopedi Shahih Fadhail Amal, terj. Izzudin Karimi, Lc., Surabaya: Pustaka Yassar, 1428 H/2007.
- Aplikasi al-Hadits asy-Syarif.

















