Tuesday, May 19, 2026
  • Login
SWAHARAH
  • Beranda
  • Profil
    • PROFIL PENDIRI
    • PROFIL SWAHARAH.ID
  • Agama
    • Kajian
    • Khutbah
    • Makalah
  • Pendidikan
  • Kutipan
  • Nasional
    • Berita
    • Internasional
    • Opini
  • Sejarah
  • Keluarga
  • Tamu
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • PROFIL PENDIRI
    • PROFIL SWAHARAH.ID
  • Agama
    • Kajian
    • Khutbah
    • Makalah
  • Pendidikan
  • Kutipan
  • Nasional
    • Berita
    • Internasional
    • Opini
  • Sejarah
  • Keluarga
  • Tamu
No Result
View All Result
SWAHARAH
No Result
View All Result
Home Agama Khutbah

ORANG KAFIR (BARAT) BENCI ISLAM

M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I. by M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I.
November 22, 2023
in Khutbah
A A
4
ORANG KAFIR (BARAT) BENCI ISLAM

sumber: en.wikipedia.org

1
SHARES
128
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

ORANG KAFIR BENCI ISLAM

Oleh: M. Mujib, SH., M.Pd.I. (Kadiv. Pendidikan YBM Malang)

 

Ma’asiral muslimin jamaah jum’at rahimakumullah

Marilah kita terus meningkatkan iman dan takwa kepada Allah swt, karena hanya dengan bekal iman dan takwa inilah yang bisa mendatangkan pertolongan Allah dan mengangkat kita dari kehinaan dan keterpurukan. Dan marilah kita bangun terus agama kita ini di atas landasan ilmu yang benar, yaitu ilmu yang bersumber dari al-Quran dan Sunnah. Kemudian kita bangun terus tali ukhuwah islamiyah di antara umat Islam untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan, terlebih-lebih di zaman penuh fitnah ini, dimana Islam dan kaum muslimin dijadikan “sasaran tembak” oleh orang-orang kafir dan Barat.

Hadirin, jamaah rahimakumullah,

Orang kafir (Barat) membenci Islam itu tidak sekedar tuduhan, atau bahkan berita bohong sebagaimana yang disuarakan oleh salah seorang dosen Fisip UI yang “liberal” itu, bahkan ia menyebutnya sebagai kebohongan keji,[1] tetapi memang demikianlah adanya, bahwa orang-orang kafir dan Barat membenci dan memusuhi Islam dan kaum muslimin.

Allah swt berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ بِطَانَةٗ مِّن دُونِكُمۡ لَا يَأۡلُونَكُمۡ خَبَالٗا وَدُّواْ مَا عَنِتُّمۡ قَدۡ بَدَتِ ٱلۡبَغۡضَآءُ مِنۡ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَمَا تُخۡفِي صُدُورُهُمۡ أَكۡبَرُۚ قَدۡ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡقِلُونَ ١١٨

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu, (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (QS. Ali Imron: 118)

Umat Islam di Indonesia, Malaysia dan negara-negara yang notabene mayoritas muslim mungkin tidak merasakan apa yang dialami oleh umat Islam yang berada di negara yang muslimnya minoritas. Bagaimana sikap buruk umat lain terhadap mereka karena kebenciannya terhadap Islam. Bagaimana umat muslim di Amerika, Belanda, Inggris dan negara-negara Eropa lain mendapatkan intimidasi, teror, dan perlakuan-perlakuan buruk lain dari lingkungan sekitar.[2]

Sebuah hasil survei yang dipublikasikan harian The Guardian akhir Januari (2009, pen.) lalu menyebutkan, kalangan politisi dan media massa di Inggris adalah penyebab kebencian masyarakat luas terhadap Islam. Menurut hasil survei yang dilakukan wartawan Inggris bernama Peter Oborne itu, politisi dan media Inggris kerap mengobarkan kebencian terhadap umat Islam dengan menggambarkan umat Islam sebagai teroris yang berusaha melakukan Islamisasi di Inggris.[3]

Tak hanya di Inggris, fenomena serupa juga terjadi di negara Eropa lainnya, seperti Swiss, Denmark, dan Belanda. Bahkan, hampir di seluruh negara Barat. Di AS, misalnya, kekhawatiran hingga kini masih menghinggapi sebagian Muslim di negara adidaya tersebut. Perasaan itu muncul setelah sembilan tahun mereka merasa terus menerus diawasi oleh pemerintah federal. Semua bermuara pada sikap Pemerintah AS pasca peristiwa serangan 11 September 2001.[4]

detik-detik serangan terhadap wtc 11 sep 2021 (sumber: internasional.sindonews.com)

Ya, kebencian itu memang semakin meningkat pasca tragedi 11 September 2001. Bahkan kebencian itu semakin berkembang menjadi gerakan Islamphobia dan anti Islam. Sehingga Islam dituduh sebagai teroris. Hal ini makin diperkuat dengan Tesis Samuel P. Huntington yang berjudul The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order yang menyatakan bahwa setelah Uni Soviet (Komunis) runtuh, maka Islam-lah musuh berikutnya yang patut diwaspadai.[5]

Menurut istilah Dr. M. Al-Husaini Ismail, “Setelah tragedi 11 Septemmber 2001, Samuel Huntington (penggagas teori the clash of civilization) melakukan penyederhanaan teorinya dari benturan Barat dengan peradaban-peradaban dunia lainnya menjadi benturan Barat dengan Islam saja, atau lebih tepatnya benturan Kristen dengan Islam.[6]

Dr, Zakir Naik mengemukakan, “Sejak tragedi 11 September 2001 di Amerika serikat, citra yang diletakkan kepada kaum muslim pun sangat buruk, yaitu teroris. Orang-orang fanatik yang membenci Islam pun mengeluarkan propaganda bahwa Islam adalah teroris, sedangkan umat muslim adalah fundamentalis. Tentu, stigma semacam ini telah mencoreng Islam. Betapa tidak, Islam bukanlah agama yang penuh dengan kekerasan, tetapi agama yang cinta damai.[7]

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah

Kalau sedikit dirunut, kebencian orang kafir terhadap Islam berawal dari kecemburuan Sarah (istri pertama Ibrahim) terhadap Hajar (istri kedua), yang mendapatkan perhatian lebih dari Nabi Ibrahim karena berhasil memberikan keturunan terlebih dahulu daripada Sarah. Kecemburuan Sarah itu disebutkan dalam Kitab Kejadian 21: 8-10.[8] Anak dari Hajar bernama Ismail. Dialah yang menjadi nenek moyang bangsa Arab yang melahirkan Nabi Muhammad saw. Sedangkan keturunan Sarah bernama Ishaq, yang merlahirkan Bani Israel, yang melahirkan Nabi-nabi yang banyak dibunuh oleh Bani Israel. Kebencian orang kafir (Yahudi bani Israel) terhadap Islam semakin nampak ketika mengetahui bahwa nabi terakhir adalah Nabi Muhammad saw berasal dari Arab dari keturunan Ismail. Karena mereka berharap nabi terakhir adalah dari golongan mereka.

serangan udara Israel di Jalur Gaza pada 14 Mei 2021 (sumber: aceh.tribunnews.com)

Di era modern kebencian itu semakin nampak saat terjadi Perang Salib. Saat Yerussalem jatuh ke tangan kaum Muslim untuk kedua kalinya, tepatnya saat Kaum Muslim dipimpin Salahudin Al-Ayyubi (Saladin). Kegusaran Barat yang saat itu berpusat di Eropa juga semakin besar. Pasca kejatuhan Yerussalem yang kedua, Paus Urbanus II berpidato di Clermont pada bulan November 1095 yang isinya menghasut orang-orang Kristen untuk memerangi kaum Muslim yang dikatakannya sebagai bangsa keji dan barbar yang menguasai Tanah Suci Yerussalem. Pidato sarat kebencian inilah yang dianggap sebagai Proklamasi Peradaban Barat yang bercirikan sinisme kepada Islam hingga kini.[9]

Leopold Weiss, seorang penulis kenamaan berdarah Yahudi Polandia memiliki sebuah pandangan menarik mengenai akar kebencian Barat kepada Islam. Penulis yang setelah memeluk Islam memakai nama Muhammad Asad ini dalam buku memoarnya yang terkenal, Road To Mecca, menulis bahwa pengalaman dahsyat dalam Perang Salib inilah yang akhirnya menyadarkan bangsa Eropa bahwa mereka memiliki satu kesatuan kultural. Sebab sebelumnya bangsa ini hampir sulit disatukan karena besarnya ego masing-masing kaum seperti Frank, Saxon, Jermania, Burgundia, Norman, Sisillia, dan Lombardia. Perang Salib pertama inilah yang telah menyatukan mereka dalam satu kebanggaan sebagai bangsa Kristen Eropa. Kisah Perang Salib inilah yang kemudian dijadikan doktrin kepada putra-putri Barat agar membenci Islam. Menurut Muhammad Asad, Perang Salib sangat berbeda dengan Perang lainnya. Karena betapa banyak perang besar yang terjadi dan memakan banyak korban dan seolah-olah tak dapat dimaafkan pada masanya ternyata di kemudian hari perlahan bisa dilupakan. Kisah pengeboman Pearl Harbour, perang vietnam, dan bom atom Hiroshima-Nagasaki yang pada masanya sangat heboh, toh saat ini sudah dianggap sebagai sejarah belaka dan negara yang terlibat pun kini hubungan diplomatiknya juga makin erat seolah lupa bahwa mereka pernah bermusuhan di masa lalu. Ini artinya kebencian masa lalu tak berlanjut di masa kini. Berbeda dengan Perang Salib. Selain berlangsung lama dan bertahap, perang ini ternyata tak hanya memakan banyak korban namun juga menimbulkan luka intelektual bagi Barat. Dan luka intelektual inilah yang kemudian jadi pemantik bara dendam Barat pada Islam. Citra Islam dibiaskan menjadi jelek di otak putra-putri Barat sejak dini. Dan semenjak itu nama Nabi Muhammad diganti dengan sebutan Mahound sebagai bentuk penghinaan.[10]

Hadirin jamaah rahimakumullah,

Itulah bebarapa alasan mengapa orang kafir atau Barat, khususnya Amerika, sangat membenci dan dengki terhadap umat Islam, sehingga mereka ingin menghancurkan dan bahkan menguasai negara Islam?!

Di samping itu, masih ada seabrek agenda lain mengapa Barat (Amerika) sangat berkepentingan untuk menguasai dunia Islam dan Timur Tengah. Tiada lain adalah karena adanya bebarapa kepentingan, antara lain: perusahaan senjata, penguasaan minyak di kawasan Timur Tengah, dan menata ulang peta kawasan Arab demi kepentingan Israel, juga menjalankan planning yang telah digariskan untuk membasmi Islam dan bangsa-bangsa muslim (demi mewujudkan dimensi keagamaan dalam doktrin millenium sejahtera).[11]

Dan yang paling penting, ternyata hal ini telah disebutkan oleh Allah swt dalam al-Quran bahwa orang-orang kafir itu memang dengki terhadap umat Islam:

مَّا يَوَدُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَلَا ٱلۡمُشۡرِكِينَ أَن يُنَزَّلَ عَلَيۡكُم مِّنۡ خَيۡرٖ مِّن رَّبِّكُمۡۚ وَٱللَّهُ يَخۡتَصُّ بِرَحۡمَتِهِۦ مَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ ١٠٥

“Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. al-Baqarah (2): 105)

Ayat ini menegaskan bahwa orang kafir itu dengki terhadap kaum mukminin. Mereka tidak ingin jika kaum muslimin mendapatkan kebaikan.

Gaza luluh lantak oleh serangan brutal Israel Oktober 2023 (sumber: bekasi.pikiran-rakyat.com)

Ketika menafsiri ayat ini dan ayat sebelumnya (ayat 104), Imam Ibnu katsir menuturkan, Allah swt mengungkapkan betapa sengit dan kerasnya permusuhan orang-orang kafir dari ahli kitab dan orang-orang musyrik terhadap orang-orang mukmin, dimana mereka diperingatkan oleh Allah Ta’ala agar tidak menyerupai mereka, supaya dengan demikian terputus kasih sayang yang terjadi di antara mereka dengan orang-orang kafir dan musyrik tersebut. Selain itu, Allah Ta’ala juga mengingatkan nikmat yang telah dikaruniakan kepada orang-orang mukmin berupa syari’at yang sempurna dan lengkap yang telah disyariatkan kepada Nabi mereka, Muhammad saw.[12]

Syaikh as-Sa’di mengemukakan, “Dan Allah mengabarkan tentang permusuhan orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik terhadap orang-orang beriman, yaitu bahwasanya mereka tidaklah menginginkan “diturunkannya suatu kebaikan kepadamu,” maksudnya, tidak menginginkan kamu (kaum muslimin) mendapat kebaikan, baik sedikit maupun banyak “dari Tuhanmu,” karena kedengkian dan kebencian mereka kepadamu, karena Allah memberikan keistimewaan kepada kalian dari karunia-Nya.”[13]

Dan yang paling keras permusuhannya adalah orang Yahudi dan kaum musyrikin:

۞لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ ٱلنَّاسِ عَدَٰوَةٗ لِّلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱلۡيَهُودَ وَٱلَّذِينَ أَشۡرَكُواْۖ …

“Sungguh kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik…..” (QS. al-Maidah (5): 82)

Ibnu Katsir mengatakan: “Yang demikian itu tidak lain karena kekafiran orang-orang Yahudi itu merupakan kekafiran yang sangat ingkar, sombong, dan menolak terhadap kebenaran, tidak menghargai orang lain, dan menghinakan orang yang berilmu. Oleh karena itu mereka membunuh banyak para nabi bahkan mereka berkali-kali hendak membunuh Rasulullah saw…”[14]

Syaikh As’Sa’di mengatakan: “Kedua kelompok ini secara mutlak adalah orang-orang yang paling keras memusuhi Islam dan kaum muslimin, paling giat berusaha untuk merugikan kaum muslimin. Hal itu karena kebencian yang besar karena kesewenang-wenangan, kedengkian, penolakan dan kekufuran.[15]

Kerusakan Di Gaza akibat gempuran Israel November 2023 (sumber: liputan6.com)

Faktanya kita bisa saksikan, bagaimana perlakukan Bani Israel terhadap Palestina. Mereka begitu kejam, sadis, bengis, dan biadab terhadap rakyat Palestina, bahkan terhadap anak-anak dan kaum wanita.[16] Begitu pula perlakuan kaum ekstrimis Budha Myanmar terhadap muslim Rohingya, sungguh di luar nalar kemanusiaan kekejaman dan kebengisannya. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

Hadirin, jamaah rahimakumullah,

Materi khutbah ini bukanlah kami maksudkan untuk membuka kembali luka lama antara Islam dan Barat, tetapi dimaksudkan agar kita mengetahui akar sejarah yang merupakan kunci penting mengapa hingga kini masih ada benturan antara Islam dan Barat, atau bahkan lebih tepatnya kebencian Barat terhadap Islam. Dan umat Islam wajib menyikapinya dengan bijaksana, serta mempererat ukhuwah islamiyah dari berbagai kelompok umat Islam yang ada. Wallahu A’lam.

Semoga Allah swt selalu menjaga dan menolong Islam dan kaum muslimin di mana pun berada, khususnya di Palestina yang hari-hari ini mereka dibantai oleh teroris zionis Yahudi Israel. Amin ya Rabbal ‘alamin. [*]

Mojokerto, 01/02/2018 (ditelaah ulang, 22/11/2023)

Sumber Rujukan:

Al-Hafizh Imaduddin Abul Fida’ Ismail Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’anul Azhim, Juz I, Bairut: Darul Jiil, tt.

Dr. Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ishaq Aal asy-Syaikh, Tafsir Ibnu Katsir, Jilid 1 dan 3, terj. Abdul Ghaffar, Bogor: Pustaka Imam asy-Syafi’i, 2001.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, Taisirul Karimir Rahman fi Tafsiri Kalamil Mannan, Riyadh: Darus Salam Lin-nasyr wat-Tauzi’, 1422 H/2002.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, Tafsir Al-Qur’an, jilid 1 dan 2, terj. Muhammad Iqbal, Lc. dkk., Jakarta: Pustaka Sahifa, 2012.

Rizem Aizid, Dr. Zakir Naik Mengguncang Dunia, Yogyakarta: Diva Press, 2017.

Dr. M. Al-Husaini Ismail, Konspirasi Armageddon, terj. H. Kamran As’adi Irsyadi, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2004.

http://www.madinaonline.id/s5-review/isu-media/tuduhan-bahwa-barat-membenci-islam-adalah-kebohongan-keji/

https://www.kompasiana.com/padlilsyah/penyebab-islam-dibenci_552b77d56ea83484618b4577

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/07/09/123929-inilah-wajah-islam-dalam-survei-di-dunia-barat

https://musyafucino.wordpress.com/2013/09/10/mengapa-barat-benci-islam/

*********************

 

Catatan Kaki:

[1] http://www.madinaonline.id/s5-review/isu-media/tuduhan-bahwa-barat-membenci-islam-adalah-kebohongan-keji/

[2] https://www.kompasiana.com/padlilsyah/penyebab-islam-dibenci_552b77d56ea83484618b4577

[3] http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/07/09/123929-inilah-wajah-islam-dalam-survei-di-dunia-barat

[4] Ibid.

[5] Lihat Musyaf Senyapena dalam https://musyafucino.wordpress.com/2013/09/10/mengapa-barat-benci-islam/

[6] Konspirasi Armageddon, hal. 185.

[7] Dr. Zakir Naik Mengguncang Dunia, hal. 94; lihat pula khutbah sebelumnya “Islam Penebar Kedamaian” (oleh penulis)

[8] Musyaf Senyapena dalam https://musyafucino.wordpress.com/2013/09/10/mengapa-barat-benci-islam/

[9] Ibid.

[10] Ibid.

[11] Konspirasi Armageddon, hal. 186.

[12] Tafsir Ibnu Katsir, 1/215.

[13] Tafsir as-Sa’di, 1/189.

[14] Tafsir Ibnu Katsir, 3/135

[15] Tafsir as’Sa’di, 2/394.

[16] Apalagi sejak 7 Oktober 2023 sampai hari ini (22 November 2023) perang Israel-Palestina masih berkecamuk, dan Israel selalu membombardir rumah-rumah rakyat Palestina termasuk masjid, gereja, sekolah, perguruan tinggi, dan rumah sakit, tanpa ampun, dengan dalih mencari persembunyian Hamas. Semuanya dihancurkan dengan biadab, tidak peduli dengan hukum perang atau hukum internasional.

Previous Post

DETIK-DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN

Next Post

PENJAJAH INGIN MENYINGKIRKAN ISLAM

M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I.

M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I.

Related Posts

ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM
Agama

ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

January 9, 2026
BERMUHASABAH (INTROSPEKSI DIRI)
Agama

BERMUHASABAH (INTROSPEKSI DIRI)

January 2, 2026
SABAR MENERIMA MUSIBAH
Agama

SABAR MENERIMA MUSIBAH

December 17, 2025
Next Post
PENJAJAH INGIN MENYINGKIRKAN ISLAM

PENJAJAH INGIN MENYINGKIRKAN ISLAM

Comments 4

  1. Muchamad Hanafi says:
    2 years ago

    Ya Allah, limpahkanlah kebijaksanaan kepada para pemimpin umat Islam agar dapat bersatu dalam menghadapi cobaan dan kebencian. Berikanlah kekuatan kepada umat Islam untuk menjaga persatuan di tengah tekanan dan stereotip yang muncul dari politisi dan media. Lindungilah umat Islam dari fitnah dan bantu mereka untuk memberikan pemahaman yang benar tentang ajaran Islam. Amin.

    Reply
    • M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I. says:
      2 years ago

      امين يا رب العالمين

      Reply
  2. Abd. Wahid says:
    2 years ago

    MasyaAllah, sangat informatif dan melalui tulisan ini kita sadar bahwa propaganda islamofobia oleh elit global berhasil meninabobokkan dunia Islam.
    Sangat Bermanfaat Yai…..

    Reply
    • M. Mujib Ansor, SH., M.Pd.I. says:
      2 years ago

      Betul sekali Ust. Wahid… Umat Islam perlu memperbanyak literasi, termasuk membaca sejarah, agar tidak selalu menjadi sasaran tembak atau menjadi pelengkap penderita saja. Terimakasih atas kunjungannya. Barakallahu fik.

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
PENGHAPUSAN TUJUH KATA PIAGAM JAKARTA

PENGHAPUSAN TUJUH KATA PIAGAM JAKARTA

July 29, 2024
PIAGAM JAKARTA DAN PANCASILA (Bag. 1)

PIAGAM JAKARTA DAN PANCASILA (Bag. 1)

July 21, 2024
KERUKUNAN (TOLERANSI) ANTAR UMAT BERAGAMA

KERUKUNAN (TOLERANSI) ANTAR UMAT BERAGAMA

December 3, 2023
GURU BESAR UGM: JOKOWI KELUAR DARI JALUR DEMOKRASI

GURU BESAR UGM: JOKOWI KELUAR DARI JALUR DEMOKRASI

February 1, 2024
BELAJAR KEPADA SAYYIDAH KHADIJAH Radhiyallahu ‘Anha

BELAJAR KEPADA SAYYIDAH KHADIJAH Radhiyallahu ‘Anha

4
JILBAB PELAJAR, JILBAB PERJUANGAN

JILBAB PELAJAR, JILBAB PERJUANGAN

4
ORANG KAFIR (BARAT) BENCI ISLAM

ORANG KAFIR (BARAT) BENCI ISLAM

4
ORANG KAFIR SALING MENOLONG

ORANG KAFIR SALING MENOLONG

4
ARIEF HIDAYAT dan PUTUSAN MK 90, JALAN GIBRAN JADI WAPRES: “BATIN SAYA MENANGIS”

ARIEF HIDAYAT dan PUTUSAN MK 90, JALAN GIBRAN JADI WAPRES: “BATIN SAYA MENANGIS”

April 30, 2026
BOARD OF PEACE DAN PERJANJIAN HUDAIBIYAH

BOARD OF PEACE DAN PERJANJIAN HUDAIBIYAH

March 10, 2026
APA YANG TERJADI DI JAWA PADA ERA NABI MUHAMMAD SAW?

APA YANG TERJADI DI JAWA PADA ERA NABI MUHAMMAD SAW?

February 9, 2026
ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

January 9, 2026

Recent News

ARIEF HIDAYAT dan PUTUSAN MK 90, JALAN GIBRAN JADI WAPRES: “BATIN SAYA MENANGIS”

ARIEF HIDAYAT dan PUTUSAN MK 90, JALAN GIBRAN JADI WAPRES: “BATIN SAYA MENANGIS”

April 30, 2026
BOARD OF PEACE DAN PERJANJIAN HUDAIBIYAH

BOARD OF PEACE DAN PERJANJIAN HUDAIBIYAH

March 10, 2026
APA YANG TERJADI DI JAWA PADA ERA NABI MUHAMMAD SAW?

APA YANG TERJADI DI JAWA PADA ERA NABI MUHAMMAD SAW?

February 9, 2026
ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

ORANG BERIMAN TIDAK MERUSAK ALAM

January 9, 2026
SWAHARAH

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

© 2023 Swaharah Indonesia Muhammad Mujib Ansor, S.H, M.Pdi by Ahsan.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • PROFIL PENDIRI
    • PROFIL SWAHARAH.ID
  • Agama
    • Kajian
    • Khutbah
    • Makalah
  • Pendidikan
  • Kutipan
  • Nasional
    • Berita
    • Internasional
    • Opini
  • Sejarah
  • Keluarga
  • Tamu

© 2023 Swaharah Indonesia Muhammad Mujib Ansor, S.H, M.Pdi by Ahsan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In